|
Penyair dan Band Bandung Datang bersama Lafalisasi Lanang |
|
Written by Yo Blue4gie
|
|
Thursday, 14 August 2008 |
|
Dari Sastra Reboan #4 - Juli 2008 Menjelang Sastra Reboan yang jatuh hari libur, 30 Juli 2008, ada rasa was-was juga dengan minimnya yang datang. Maklum, hari libur yang tidak jatuh pada Sabtu atau Minggu ini bias mengurangi minat untuk datang. Tapi komitmen untuk tetap mengadakan Sastra Reboan di setiap Rabu akhir bulan lebih mengental dibanding deg-degan itu. Jam 14.30 sms masuk dari Matdon, penyair dari Bandung yang buku terbarunya berjudul "Kepada Penyair Anjing" (Maret 2008) "Kawan, aku dan Yopie Setia Umbara sudah di Wapres." Kedua penyair ini memang sudah komit mengisi Reboan, bahkan sempat menyatakan keingintahuannya tentang acara ini. Untung Dian Ilenk yang kakinya lagi sakit segera datang sehingga bias menemani keduanya ngobrol ditemani Yoyik Lembayung, pemain teater yang salah satu petinggi Wapres. |
|
Last Updated ( Thursday, 14 August 2008 )
|
|
Read more...
|
|
|
Poets recite stories of Jakarta's urban lives |
|
Written by The Jakarta Post , Jakarta | Fri, 06/27/2008 10:06 AM
|
|
Saturday, 19 July 2008 |
|
The Jakarta Post , Jakarta | Fri, 06/27/2008 10:06 AM | City
Jakarta poets celebrated Wednesday night the city's anniversary through poetry readings and performances at Warung Apresiasi in Bulungan, South Jakarta.
The event, called Sastra Rabuan (Literary Wednesday), has been held every Wednesday this month and is organized by Paguyuban Sastra Rabu Malamor (the Wednesday Night Literary Community).
Since it was established earlier this month, Sastra Rabuan has been colored with different themes. The city's 481st anniversary was the reason for celebration this week.
"A lot of Jakartans enjoy literature, but they don't know how to appreciate it or express themselves through it," said Yohannes Sugianto, head of the event's organizing committee.
|
|
Read more...
|
|
|
Merayakan Kenangan dalam Reboan 30 Juli 2008 |
|
Written by Dedy Tri
|
|
Saturday, 19 July 2008 |
|
Kenangan adalah sesuatu yang dikalahkan waktu, hampir terkubur, dan sesekali muncul di tengah kesepian. Kenangan bisa jadi harapan yang pernah muncul lalu meredup di perjalanan. Kita tak pernah bisa lepas dari kenangan, sebab kenangan adalah garam dan asin darah yang mengendap pada tapak-tapak langkah kita saat mendaki puncak tinggi. Kenangan juga selendang ibunda yang harumnya sampai pada bantal tidur kita. Kenangan, mau tak mau, telah jadi bayangan tubuh kita sendiri.
Sastra Rabuan 30 Juli 2008 mendatang akan mengangkat tema " Kenangan" karena ada beberapa peristiwa di bulan Juli ini yang mendukung perenungan pribadi pada kenangan seperti: Hari Anak Nasional, Lahirnya Dekrit Presiden, Hari Koperasi dan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW. |
|
Last Updated ( Saturday, 19 July 2008 )
|
|
Read more...
|
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 3 4 Next > End >>
|
| Results 1 - 4 of 13 |